Dalam dunia video game kompetitif, istilah "boosting" sudah tidak asing lagi di telinga para pemain. Secara sederhana, boosting merujuk pada praktik di mana seorang pemain (sering disebut sebagai "booster") meningkatkan peringkat (rank) atau statistik akun pemain lain dengan cara memainkan akun tersebut atau bermain bersama pemilik akun hingga mencapai level yang diinginkan.
Ada beberapa alasan mengapa seseorang memutuskan untuk menggunakan jasa boosting. Alasan utama biasanya adalah gengsi. Banyak pemain merasa kurang percaya diri dengan peringkat mereka yang rendah dan ingin terlihat lebih hebat di mata teman-teman atau komunitas game mereka. Selain itu, ada keinginan untuk mendapatkan hadiah eksklusif yang hanya bisa didapatkan oleh pemain dengan peringkat tinggi di akhir musim kompetisi.
Praktik ini umumnya terbagi menjadi dua kategori utama:
Meskipun terlihat menguntungkan bagi pembeli jasa, boosting memiliki dampak negatif yang sangat luas bagi ekosistem game:
Boosting adalah jalan pintas yang merugikan baik bagi diri sendiri maupun komunitas game. Alih-alih membeli peringkat, para pemain sebenarnya lebih disarankan untuk meningkatkan kemampuan mereka melalui latihan yang konsisten. Keberhasilan yang diraih melalui proses belajar akan jauh lebih memuaskan dibandingkan hasil dari jasa orang lain yang tidak jujur.